Daging Sapi & Ayam Mahal, Susi Pudjiastuti Promosikan Ikan

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mempromosikan untuk mengonsumsi daging ikan. Selagi harga daging sapi dan daging ayam lumayan cukup tinggi, tidak ada salahnya untuk menggantikannya dengan makan daging ikan.
"Masyarakat teriak-teriak garam, daging sapi dan ayam mahal, jadi unfair. Ayo kita makan ikan, tidak ada kolesterol, tidak ada ikan bikin darah tinggi, dan lebih sehat," ujar Susi, di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, semalam.
Selain itu, mengenai soal dolar naik, seharusnya menjadi kesempatan untuk memperbaiki apa yang salah. Susi melihat di Rusia, bisa mengembangkan pertanian karena ada sanksi.
"Makanya tidak banyak suplai, mereka kembangkan sendiri, buat produksinya naik. Saya tawarkan ikan ke mereka, dan mereka juga tertarik," ucapnya.
Susi melanjutkan, krisis sekarang juga terjadi di negara lain atau secara global. Semua negara uangnya berpengaruh ke dolar termasuk China.
"Negara lain bergantung sama aktivitas China. Makanya wajar ada krisis, malah harusnya jadi kesempatan kita perbaiki. Kalau Rusia saja bisa, kenapa kita tidak," ungkapnya.
Seharusnya, Susi menambahkan, jika komoditas penting itu monopoli, hanya dikontrol perusahaan negara. Selain sisi komersial juga bisa menjaga kepentingan masyarakat banyak.
"Kalau kita malah oligopoly, sudah begitu mengarah ke monopoli dan itu dikuasai sama swasta. Makanya harus duduk bareng, saya teriak-teriak begini tapi tidak punya influence," tuturnya.

Sumber: http://economy.okezone.com/read/2015/08/30/320/1204943/daging-sapi-ayam-mahal-susi-pudjiastuti-promosikan-ikan
Share this article :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2015. PENYULUH PERIKANAN STP JURUSAN PENYULUHAN PERIKANAN BOGOR
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger