Featured Post Today
print this page
Latest Post

Market Day

Jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta Menggelar “TPH Market Day” yang merupakan kegiatan expo produk olahan hasil praktek keahlian Taruna Perdana Program Studi Pengolahan Hasil Perikanan. Pada acara tersebut, para taruna taruni menampilkan berbagai macam produk mulai dari hasil olahan tradisional hingga olahan modern.
Acara diawali dengan Sambutan Ketua Jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan selaku Koordinator acara, beliau menyampaikan bahwa produk yang ditampilkan pada kegiatan ini adalah hasil praktek keahlian taruna Perdana TPH. Produk yang dipamerkan terdiri dari 12 jenis olahan konsumsi dan 3 jenis olahan non konsumsi. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan kerjasama antara Ketua Jurusan TPH dengan PT Indomaguro Tunas Unggul, CV Sakana Indo Prima, CV Riski Boga Niaga, CV Bening Jati Anugerah, Serta Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan perikanan Citra HandyCraft.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Sekolah Tinggi Perikanan yang diwakili oleh Pembantu Ketua 2 membuka secara resmi kegiatan Market Day dan meresmikan Koperasi D Mina 62 milik sekolah Tinggi Perikanan. Pada sambutannya pembantu Ketua 2 berharap agar produk-produk yang dipamerkan oleh taruna taruni TPH bermanfaat bagi para taruna, dosen, serta pemangku kepentingan bidang kelautan dan perikanan. Beliau juga berharap agar kegiatan semacam ini bisa menumbuhkan jiwa wirausaha bagi para taruna.
Selain produk olahan taruna-taruni, UKM yang telah bekerjasama dengan STP juga menampilkan Produk Olahan. Berbagai olahan ikan yang disajikan meliputi: bakso, pastel, abon, pempek, fish stick, pempek, burger, kripik kulit, biskuit lele, kue sagu, kerupuk, permen jelly, mie rumput laut, sabun rumput laut, dan non konsumsi Pewarna tekstil rumput laut, garam omega 3 serta berbagai olahan lainnya.
0 komentar

KEPEMIMPINAN DALAM KELOMPOK

PENGERTIAN
v Kepemimpinan adalah suatu usaha untuk mengarahkan perilaku orang lain guna mencapai tujuan khusus”.
v Kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi orang agar mau bekerjasama untuk mencapai beberapa tujuan yang mereka inginkan”
v Kepemimpinan adalah kemampuan yang sanggup meyakinkan orang lain supaya bekerjasama di bawah pimpinannya sebagai suatu tim untuk mencapai tujuan tertentu”
v Kepemimpinan adalah seni membujuk bawahan untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan mereka dengan semangat dan keyakinan”.

TIPE KEPEMIMPINAN
v Tipe Militeristis
v Tipe Otokratis
v Tipe Paternalistis
v Tipe Kharismatis
v Tipe Demokratis


7 Elemen Teamwork Untuk Mewujudkan Kelompok Dinamis
v Dengar (Listening)
v Tanya (Questioning)
v Bujuk (Persuading)
v Hormat (Respecting)
v Bantu (Helping)
v Ambil bagian (Sharing)
v Partisipasi (Participating)
0 komentar

PEMBINAAN DAN PENGUATAN KELOMPOK

PEMBINAAN KELOMPOK PEMBUDIDYA adalah setiap usaha untuk mengembangkan kemampuan kelompok sesuai dengan peranannya yaitu sebagai kelas belajar-mengajar, sebagai unit produkasi usaha tani nelayan, dan wahana kerja sama.

TUJUAN PEMBINAAN kelompok pembudidaya adalah meningkatkan kemampuan anggota kelompok, baik pengetahuannhya, keteampilannya, maupun sikapnya sehingga menjadi pembudidya yang tangguh. Petani nelayan tangguh memiliki keterampilan dalam menerapkan inovasi, mampu memperoleh tingkat pendaptan yang layak guna meningkatkan kualitas hidup sejajar dengan profesi lain, mampu menghadapi risiko usaha, mampu memanfaatkan asas skala ekonomi, dan memiki kekuatan mandiri dalam menghadapi pihak-pihak lain dalam dunia usaha.

PERAN KELOMPOK PEMBUDIDAYA merupakan upaya meningkatkan keamampuan para pebudidaya anggota kelompok agar mereka dapat lebih berperan sebagaimana yang diharapkan, yaitu menjadi subyek pembangunan perikanan dengan peran sebagi berikut: 
Mampu mengemukakan pendapat, 
Mampu mengambil keputusan sendiri, 
Mampu membiayai usaha budidaya dengan kemampuan sendiri, 
Bereperan dalam menentukan kegiatan kemasyarakatan di lingkungannya. 

EMPAT ASPEK YANG HARUS DIBINA dalam rangka, pembinaan kelpompok pembudidaya , yaitu;
1. Pembinaan fungsi kelompok pelaku utama: a) pembinaan kelompok pembudidaya sebagai kelas belajar-mengajar, b) pembinaan kelompok pembudidaya sebagai unit produksi c) pembinaan kelompok pembudidaya sebagai wahana kerja sama.
2. Pembinaan usahatani-nelayan: kemampuan yang dimiliki dibina untuk mampu memanfaatkan berbagai kesempatan berusaha, serta peningkatan usaha ke arah komersial. Untuk itu kelompok pembudidya harus mendapat bimbingan dan bantuan yang mampu menumbuhkan keswadayaan dan kemandirian.
3. Pembinaan kepemimpinan tani-nelayan: kelompok pembudidaya perlu memiliki kemampuan memimpin kelompoknya dan memperjuangkan kepentingan anggotanya di dalam maupun di luar lingkungannya, termasuk dengan pemerintah, para pengusaha, dan organisasi lainnya. 
4. Pembinaan kelembagaan musyawarah pelaku utama: Kelompok KTNA diarahkan untuk mamapu berperan meningkatkan dan mengembangkan kemampuan para anggotanya dalam melaksanakan kegiatan Kelompok.
0 komentar

Teknik Pemijahan Buatan Ikan Lele

Pemijahan secara buatan adalah pemijahan yang dilakukan dengan bantuan atau penanganan manusia melalui pemberian kelenjar hormon hypophisa pada resivien (penerima) yang berguna untuk melancarkan proses kematangan gonad, sehingga mempercepat jalannya proses pemijahan lele tersebut.


MENYIAPKAN DONOR
Donor adalah ikan yang dikorbankan untuk diambil kelenjar hypophisanya untuk diberikan kepada resivien. Ikan yang di donorkan dapat diberikan dari ikan sejenis atau dari ikan lain seperti ikan mas tanpa mempertimbangkan jantan dan betina.
v Cara menyiapkan kelenjar hypophisa dari lele.
- Timbang lele donor seberat induk yang akan disuntik.
- Potong pada bagian atas kepalanya.
- Dari arah buka-an mulut, kepala lele dibelah, bagian atas kepala diambil.
- Ambil kelenjar dengan menggunakan pinset, lalu digerus dengan menggunakan alat penggerus sambil ditambah pelarut akuabidesh 1-2 cc. 
v Cara menyiapkan kelenjar hypophisa dari ikan mas
Langkah kerja menyiapkan kelenjar hypophisa dari ikan mas tidak begitu sulit, caranya sama dengan cara menyiapkan kelenjar hypophisa dari donor lele meliputi : Pemotongan kepala donor (Ikan mas), Pembelahan kepala donor (Ikan mas), Pengambilan kelenjar hypophisa, Penggerusan kelenjar, Pengambilan Ekstrak keelenjar hypophisa untuk di suntikkan

CARA PENYUNTIKAN DAN PELEPASAN INDUK
- Induk disuntik pada siang atau sore hari
- Kelenjar hypophisa yang telah disiapkan, setengah disuntikkan pada induk jantan dan setengahnya lagi pada induk betina
- Penyuntikkan dilakukan pada bagian punggung dengan kemiringan 45 derajat ± sedalam 1,5 cm
- Induk yang telah disuntik, dilepaskan kedalam bak pemijahan sambil ditutup
- Induk akan memijah setelah 8 - 12 jam setalah penyuntikan

PENETASAN TELUR DAN PERAWATAN LARVA
- Telur ditetaskan pada bak tembok atau pada bak yang terbuat dari plastik - terpal
- Telur akan menetas setelah 20 - 24 jam dari pemijahan
- Tiga hari setelah menetas, larva diberi pakan berupa cacing sutera atau Dhapnia sp
- Selama pemeliharaan usahakan air tetap bersih dan jernih
- Lama pemeliharaan ± selama 2 minggu.
0 komentar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2015. PENYULUH PERIKANAN STP JURUSAN PENYULUHAN PERIKANAN BOGOR
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger